Iwan Fals

Iwan Fals – Belum Ada Judul

Pernah kita sama sama susah Terperangkap didingin malam Terjerumus dalam lubang jalanan Digilas kaki sang waktu yang sombong Terjerat mimpi yang indah .. Lelah

Iwan Fals – Belalang Tua

Belalang tua diujung daun Warnanya kuning kecoklat coklatan Badannya bergoyang ditiup angin Mulutnya terus saja mengunyah Tak kenyang kenyang

Iwan Fals – Barang Antik

Berjalan tersendat Diantara sedan sedan licin mengkilat Dengan warna pucat Dan badan penuh cacat sedikit berkarat

Iwan Fals – Bangunlah Putra Putri Pertiwi

Sinar matamu tajam namun ragu Kokoh sayapmu semua tahu Tegap tubuhmu tak kan tergoyahkan Kuat jarimu kala mencengkeram Bermacam suku yang berbeda

Iwan Fals – Badut

Dut badut badut badut badut badut badut Jaman sekarang Mong omong omong omong omong omong omong omong Sembarang Ditelevisi

Iwan Fals – Asmaragama

Aku ingin menurunkan bulan Lenganku pendek Pertolongan apa yang bisa kuharapkan ? Aku menari menghadang angin Mencari jala atau jaring

Iwan Fals – Anak Zaman

Aku tanamkan benih hidup Aku sirami dengan doa Tumbuh tumbuhlah pohon kehidupan Mekar mekarlah bunga harapan

Iwan Fals – Alam Malam

Malam malam terjebak didalam keraguan Mana utara mana selatan? Melihat ketegangan melihat kegelapan Melihat banyak pertanyaan

Iwan Fals – Ada

Ada yang ada Ada yang tak ada Nyatanya ada Nyatanya tak ada Antara ada

Iwan Fals – Aku Disini

Mengantuk perempuan setengah baya Di bak terbuka mobil sayuran Jam tiga pagi itu Tangannya terangkat saat sorot lampu mobilku Menyilaukan matanya

Iwan Fals – Aku Bosan

Papiku belum pulang Mamiku belum pulang Kakakku belum pulang Katanya cari uang

Iwan Fals – Air Mata

Disini kita bicara Dengan hati telanjang Lepaslah belenggu Sesungguhnya lepaslah Sesuatu yang hilang

Iwan Fals – Asik Nggak Asik

Dunia politik penuh dengan intrik Cubit sana cubit sini itu sudah lumrah Seperti orang pacaran Kalau nggak nyubit nggak asik Dunia politik penuh dengan intrik

Iwan Fals – Azan Subuh Masih Di Telinga

Ketika fajar menjelang Terlihat dia melangkah enggan Seirama dengan dendang subuh Yang singgah di hati keruh Sempit jalan berdesak bangunan

Iwan Fals – Ayolah Mulai

Kita satu daratan, kita satu lautan, kita satu udara Kita satu kebutuhan Utara, selatan, timur dan barat adalah arah Kenapa bumi harus dipecah? Kenapa langit dibelah-belah? Harus ada yang menyatukan, harus ada kesadaran tuk bersatu

Iwan Fals – Awang Awang

Jika kata tak lagi bermakna Lebih baik diam saja Jika langkah tak lagi bermata Langkah buta terjang saja Melayang terbang melayang

Iwan Fals – Asmara Tak Secengeng Yang Kukira

Bekas tapak-tapak sepatu Yang kupakai selalu ikuti Kemana kuberjalan Debu dan keringat yang ada diatas tubuh ini