Tinggalkan komentar

Jamrud – Kontemplasi

Angin desember yang dingin
Temani aku untuk merenung di sini
Mata merayap jelajah langit kagumi ciptanya
Dan aku seperti semut di sini

Aku ilalang yang tumbuh di belantara
Bukan pohon jati yang layu terbakar matahari
Hanyut lamunan sampai pintu neraka
Tetap di sana sampai sadar menjemput

Aku hanya berdiri dibayangi lamunan tadi
Dan akupun merasa makin kecil
Ku hanya pasir yang ada di bibir pantai, tak sekokoh batu karang
Diseret ombak terombang-ambing dan hilang selamanya

Aku harus hidup di sini
Hanyut lamunan sampai pintu di neraka
Tetap di sana sampai sadar menjemput
Aku harus hidup di sini, aku harus hidup di sini

 

Mohon tinggalkan komentar demi kebaikan bersama.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s